De Ligt Sangat Punya Semangat Antusias Untuk Bermain Bersama Cristiano Ronaldo

De Ligt Sangat Punya Semangat Antusias Untuk Bermain Bersama Cristiano Ronaldo

17 Juni 2019 Berita Terbaru 0
De Ligt Sangat Punya Semangat Antusias Untuk Bermain Bersama Cristiano Ronaldo

Pemain muda berusia 19 tahun, Matthijs De Ligt baru-baru ini kabarnya hanya tinggal selangkah lagi bergabung dengan Juventus. Bek Ajax Amsterdam itu kabar yang berhembus sudah mencapai kesepakatan untuk pindah ke jawara Serie A. Sepertinya rencana tersebut sudah di fikirkan matang-matang olehnya sehingga ia semakin mantap untuk pidah ke Juventus.

Seperti yang di ketahui, De Ligt menjadi properti panas pada bursa transfer musim panas ini. Hal itu tidak terlepas dari penampilan impresif sang pemain pada musim kemarin. Sehingga tidak heran jika tim Juventus juga menginginkan keberadaanya di tengah-tengah pemain.

Alhasil dengan prestasi membanggakan, De Ligt kemudian diminati banyak klub raksasa Eropa. Nah salah satu klub yang berminat mendapatkan jasa De Ligt adalah Juventus.

Ada juga dua klub yang tertarik dengan pemain muda berbakat ini, ada Barcelona dan Paris Saint-Germain juga tertarik merekrut sang pemain. Namun, tim Catalan mundur dari perburuan karena tuntutan gajinya yang tidak bisa di penuhi.

Di Turin, De Ligt tentunya akan bermain satu tim dengan pemain terbaik dunia Cristiano Ronaldo. Pemain Belanda itu mengaku sangat mengagumi Ronaldo dan rasanya sudah tidak sabar ingin segera bergabung di klub asal Italia tersebut.

“Saya selalu ingin menjadi Cristiano Ronaldo ketika kami bermain sepak bola di taman,” kata De Ligt kepada Voetbal International.

“Itu benar ketika dia bermain untuk Manchester United. Baju sepakbola pertama saya adalah miliknya.”

Semua Berjalan Dengan Cepat Dan Instan

Pada dasarnya pemain muda, De Ligt hanyalah salah satu dari banyak pemain Ajax yang mencuri perhatian pada musim 2018/19. Dia sendiri mengakui bahwa banyak hal yang sudah berjalan sangat cepat dan instan sekali namun ia tetap menikmati prosesnya.

“Kadang-kadang saya menyadari bahwa semuanya berjalan sangat cepat,” katanya.

“Selama musim, dengan klub dan di semua kompetisi, Anda tidak benar-benar punya waktu untuk berefleksi.

“Tapi kadang-kadang aku menyadari bahwa ini tidak normal.” tutup ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *